Satuan Baku dan Tidak Baku

16 09 2008

Di dalam mengukur, seringkali kita terpengaruh dengan satuan yang sudah ada di tengah kita. Seperti contoh di atas, mengukur panjang meja dengan jengkal, volume air dengan ember, gayung dan lainnya. Satuan-satuan tersebut di sebut satuan tidak baku karena hanya berlaku setempat dan hasil pengukurannya tidak selalu sama.

Oleh karena itu, untuk menghindari perbedaan hasil pengukuran, maka dibuatlah alat ukur dengan satuan yang baku atau standar. Berikut contoh dari pengukuran dengan alat ukur baku:

* mengukur meja dengan mistar

* mengukur suhu badan dengan termometer

* menimbang berat badan dengan timbangan

Pengukuran di atas adalah pengukuran dengan menggunakan alat ukur baku sehingga satuannya juga baku. Satuan baku adalah satuan bila digunakan untuk mengukur hasil pengukurannya selalu tetap untuk semua orang.

About these ads

Aksi

Information

8 responses

28 07 2012
kiki

apa arti dari hasta dan depa (satuan tidak baku)

6 08 2012
Anggi

Terima kasih , berguna sekali .

20 08 2012
Satuan Internasional « igedepurnawinadi

[...] Satuan Baku dan Tidak Baku [...]

30 08 2012
danil

makasih ya atas infonya jdi bantu bikin pr sy

11 10 2012
adhisa princezz

kok gak lngkp yy

27 08 2013
Muhammad Rifqy faisal

mana pengertiannya ???

11 09 2013
EAHAM

hmmmmmmmmmmm?

22 08 2014
Niken Fransiska

masa gx ada contoh nya sie ?
klo orng nyri cnth nya gi mana ?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: